LOKER KARAWANG 2022: Tips Kerja
Kenaikan UMK Jawa Barat Tahun 2019

Kenaikan UMK Jawa Barat Tahun 2019


Kenaikan UMK Jawa Barat Tahun 2019! Setiap ada kenaikan upah minimum provinsi tentunya juga akan berdampak pada kenaikan UMK di setiap provinsinya. Tidak dapat di pungkiri bahwa upah minimum kabupaten tentunya merupakan keputusan yang di tetapkan oleh gubernur. Di Jawa barat sendiri sesuai dengan hasil keputusan gubernur jawa barat nomor: 561/Kep.1220-Yangbangsos/2018 telah di tetapkan kenaikan UMK setiap daerahnya. Semua daerah di provinsi jawa barat menerima kenaikan UMK sebesar 8,03 % di setiap daerahnya. Tentunya hal tersebut berbeda dengan daerah Pangandaran yang mengalami kenaikan UMK sebesar 10 %.

Tidak hanya itu tentunya dalam menyikapi tuntutan dari warganya pemerintah provinsi jawa barat tentunya mengatakan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan peraturan pemerintah. Yang tentunya tercantrum dalam Pasal 44 ayat 2 tentang permasalahan terkait upah. Dengan begitu tentunya tidak ada alasan bagi warga untuk menuntut gubernur menaikkan UMK Jawa Barat yang telah di tetapkan tersebut. Dan tentunya keputusan tersebut memanglah harus di terima oleh masyarakat dengan lapang dada. Sehingga tidak akan ada lagi permasalahan masayrakat terkait dengan kenaikan upah minimum yang di berikan setiap tahunnya.

Terlepas dari permasalahan tersebut tentunya daerah karawang tetap menjadi daerah yang memiliki UMK Jawa Barat tertinggi yaitu sebesar RP 4.234.010. Sedangkan kabupaten Banjar sendiri saat ini telah menduduki posisi UMK yang terendah di jawa barat. Dimana upah minimum kabupaten Banjar hanya sebesar Rp.1.688.217 yang tentunya telah digeser oleh kabupaten Pangandaran. Dimana dengan kenaikan UMK sebesar 10 % telah berhasil membuat kabupaten Pangandaran sendiri memiliki UMK sebesar Rp. 1.714.673. Tentunya kenaikan tersebut telah menjadi kesuksesan yang dimiliki oleh kabupatan Pangandaran sendiri dalam menaikkan UMK daerahnya.

Bagaimana Penjelasan Ridwan Kamil Terkait UMK Jawa Barat Tahun 2019?
Tentunya dengan adanya kenaikan UMK Jawa Barat sebesar 10 % di daerah Pangandaran menyisakan tanda tanya yang besar bagi sejumlah masyarakat. Akan tetapi dengan tegas gubernur Jawa Barat yiatu Ridwan Kamil menyampaikan alasannya mengapa ia menaikkan UMK sebesar 10% terhadap daerah Pangandaran. Tentunya dengan tegas Ridwan Kamil menegaskan bahwasanya daerah Pangandaran nantinya akan di jadikan sebagai kawasan ekonomi khusus yang disebut sebagai KEK. Tentunya alasan tersebut bisa di bilang logis karena daerah Pangandaran saat ini tengah mengembangkan industri pariwisatanya. Yang tentunya akan dikelola oleh ahli bersama dengan masyarakat lokal daerah Pangandaran itu sendiri.

Jika nantinya pihak perusahaan yang ada di daerah Pangandaran merasa tidak setuju dengan adanya kenaikan sebesar 10 % tersebut tentu ada solusi yang diberikan oleh pemerintah Jawa Barat. Dimana pihak perusahaan dapat mengajukan penangguhan kepada Gubernur sampai dengan tanggal 21 Desember 2018. Dan tentunya ada ketentuan khusus bagi perusahaan yang akan mengajukan penangguhan kepada gubernur tersebut nantinya. Dengan begitu maka pihak pemerintah dan perusahaan akan sama-sama menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Akan tetapi tentunya perusahaan tersebut tetap harus membayar upah yang telah ditentukan kepada karyawan selama proses penyelesaiannya masih berlangsung.

Dan tentunya jika bisa di bandingkan maka jumlah kenaikan UMK Jawa Barat Masih lebih tinggi di bandingkan dengan provinsi lainnya. Dan tentunya hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan bagi warga jawa barat karena bisa menerima kenaikan UMK yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan tentunya mereka nantinya akan mendapatkan gaji yang cukup sesuai dengan UMK yang berlaku di tahun 2019.
Tips Bekerja Untuk Freshgraduate

Tips Bekerja Untuk Freshgraduate


Ketika anda telah lulus kuliah atau sekolah, apa yang anda pikirkan? Mendapatkan pekerjaan bukan? Anda tidak bisa bebas begitu saja. Setelah sekolah, ada banyak beban yang harus anda selesaikan. Banyak orang yang sudah lulus kuliah merasa bahwa gelar yang mereka miliki akan sangat membantu mereka dalam mendapatkan pekerjaan. Jangan salah, bahkan gelar pun tidak bisa terlalu banyak menolong anda meraih kerja impian.

Kesulitan dalam dunia pekerjaan akan pula dirasakan oleh mereka yang sudah mendapatkan gelar sarjana. Berikut tips bekerja untuk freshgraduate:

1. Jangan hanya ingin bekerja di perusahaan multinasional

Perusahaan multinational akan memberikan pengalaman kerja untuk kamu dan memberikan suasana kerja yang lebih profesional serta menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan yang kecil. Namun perusahaan-perusahaan kecil juga memberikan keuntungan lainnya yang tak kalah menyenangkan seperti kerja sama tim yang apik, lebih fleksibel dan interaksi dengan atasan akan lebih sering karena birokrasi yang rendah.

Satu lagi bahwa perusahaan kecil pun juga mengalami perubahan dan perkembangan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan perusahaan besar. Anda pun akan merasakan peran dan kontribusi selama proses.

2. Terlalu asyik menikmati masa muda

Para freshgraduate ini seringkali merasa bahwa dirinya masih berusia muda. Mereka pun lantas membuang uang mereka untuk hal-hal yang tidak berguna. Karena merasa telah bebas secara finansial, maka mereka pun berpikir untuk menabung gaji mereka nanti jika sudah merasa cukup umur. Lalu mereka pun menghabiskan uang mereka untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, traktiran dan sebagainya. Tetapi jangan lupa semakin muda dalam menabung maka akan semakin baik.

Bayangkan jika dari gaji pertama anda sudah mulai menabung maka berapa banyak yang akan terakumulasi ketika sudah berusia 35 tahun? Banyak bukan? Atau jika anda gunakan untuk membayar cicilan rumah anda sendiri. Tidak masalah jika anda bisa menerapkan prinsip bersakit-sakit dahulu, baru bersenang-senang kemudian.

3. Gaji dan Gelar tidak akan sebanding

Sebagus apapun kualitas universitasmu dan setinggi apapun IPK kamu tidak akan bisa memberikan gaji yang memuaskan. Faktanya lain lagi. Mungkin saja nominal gaji akan tetap seperti ini kecuali terus berusaha dengan fokus terhadap karir. Memang sangat menyedihkan tetapi begitulah realita yang harus diterima oleh fresh graduate.

IPK cumlaude dari universitas ternama bukan jaminan bagi perusahaan menarik anda untuk bekerja. Yang dibutuhkan oleh perusahaan lebih dari sekedar nilai bagus di ijazah. Para perekrut ingin anda menunjukkan bahwa anda memang layak untuk direkrut dan anda juga layak digaji dengan upah yang pantas. Oleh karena itu, jangan pernah berputus asa ketika gaji beberapa bulan pertama tidak sesuai dengan ekspektasi. Lama-lama jika kinerja kamu bagus, gaji akan naik dengan sendirinya.

4. Putus asa ketika perusahaan tidak membalas lamaran

Jika anda melamar kerja di sebuah perusahaan yakinlah bahwa resume, CV dan keperluan berkas lain yang telah dikirimkan akan dilihat. Jangan cemas jika belum dihubugi lalu menjadi putus asa dan merasa tidak punya kualifikasi untuk bekerja. Nyatanya, ada banyak kemungkinan mengapa sebuah perusahaan atau perekrut tidak tertarik pada lamaran freshgraduate. Mungkin saja banyak pelamar yang mengantri. Kedua, posisi yang anda lamar kurang cocok dengan kemampuan yang anda miliki. Bisa saja tidak cocok dengan karakter yang dibutuhkan pada lingkungan yang bersangkutan.

Itulah beberap tips bekerja untuk perusahaan fresh graduate.

Formulir Kontak